Mengenal 3 Jenis Pompa Air Dc

0 Comments
Mengenal 3 Jenis Pompa Air Dc

Pompa air DC adalah jenis pompa yang biasanya digunakan untuk berbagai kegiatan ringan seperti menyiram tanaman, irigasi pekarangan, mengisi kolam kecil, dll. Tugas-tugas ringan seperti ini mampu dilakukan dengan baik oleh pompa jenis DC.

Mengenal 3 Jenis Pompa Air Dc

Sampai saat ini, ada setidaknya 3 jenis situansan listrik DC yang bisa Anda pilih :

  1. Pompa Air Submersible

Pompa submersible dimaksudkan untuk terendam di air yang Anda butuhkan untuk bergerak. Jadi, biasanya pompa jenis ini akan tahan terhadap air. Pompa submersible digunakan untuk menghilangkan genangan air, sink kosong yang tersumbat atau mengalirkan air dari kolam dan area masalah lainnya.

Ini datang dalam dua jenis – pompa utilitas dan trash pump (pompa sampah). Jika Anda hanya memindahkan air, gunakan pompa listrik. Namun, jika air mengandung puing, pasir atau padat, gunakan pompa sampah. Jika Anda perlu memindahkan banyak air dengan cepat, model bertenaga gas mungkin lebih baik.

  • Pompa Sumur

Pompa PumpWell baik digunakan untuk mengirim air dari sumber bawah tanah ke rumah Anda. Mereka juga meningkatkan tekanan air sehingga Anda memiliki persediaan air yang konsisten, terutama penting untuk mandi.

Ada 3 jenis pompa sumur: sumur dangkal, sumur dalam, dan sumur pompa konvertibel. Intinya, kedalaman sumur Anda akan menentukan jenis pompa yang Anda butuhkan. Pompa sumur dangkal bekerja dari 0-25 ‘, pompa konvertibel bekerja untuk kedalaman sebanyak 90’ dan pompa sumur dalam efektif hingga 300 ‘di bawah tanah.

  • Pompa Air Khusus

Pompa Sprinkler Pompa ini memiliki berbagai bentuk, ukuran, dan kemampuan, umumnya dengan satu tujuan khusus.

Pompa sprinkler digunakan untuk memompa air dari danau, kolam, dll. Ke penyiram rumput untuk irigasi.

Pompa penutup kolam digunakan untuk menghilangkan genangan air dan mencegah kerusakan pada penutup kolam yang mahal.

Pompa bor digunakan bersama dengan bor untuk membuka sumbat, saluran air atau mesin cuci.

Pompa kondensat digunakan untuk menghilangkan kondensasi dari unit pendingin udara.

Dari beberapa pilihan pompa DC diatas, sebaiknya anda tetap menyesuaikan sesuai dengan kebutuhan Anda. Selain itu, jangan sampai menggunakan pompa pada area diluar batas kemampuannya.